30 July 2018

Via Ferrata di Gunung Parang

Sabtu pagi dengan semangat menggebu, kami group ber-enam, melakukan perjalanan menuju Gunung Parang Purwakarta. Kami memilih menggunakan kendaraan pribadi dengan alasan supaya punya waktu yang lebih fleksibel dan tidak terburu-buru mengejar kereta.

Kami berniat melakukan Via Ferrata di Gunung Parang - Purwakarta. Untuk yang nggak tahu, berdasarkan Wikipedia, Via Ferrata berasal dari bahasa Italia yang artinya jalur besi dan memang jalur yang kami susuri sudah dipasang pijakan besi agar mudah dilalui, untuk pendaki pemula, pas nih mencoba Via Ferrata dulu sebelum menaklukan gunung lainnya.

Salah seorang teman kantor kami yang memang anak gunung banget, punya kenalan di salah satu operator Via Ferrata, jadi proses booking kami pun berjalan mulus, maklum, Via Ferrata ini lagi hype banget jadi full booked mulu tiap minggu nya.

Kami naik melalui operator Badega. Mereka punya 2 pilihan jalur, yaitu ketinggian 300 meter dan 900 meter. Karena melihat jalurnya yang terlihat gampang, dengan pede -nya milih yang 900 meter, naiknya emang gampang sih tapi turunnya kaki mulai gemetar, lelah jenderal!

Sampai bawah lagi, kaki sukses bergetar hebat, lemas, berasa kayak gempa aja gitu jalannya jadi nggak lurus, hahahahaha... Tapi happy-lah, pengalaman baru yang menyenangkan banget!

300 Meters, yeay!

I did it, 900 Meters!



 

Sweet Swing Sweat Template by Ipietoon Cute Blog Design